Beasiswa fully-funded Erasmus Mundus untuk Master 2 tahun di bidang Public Policy pada empat universitas mitra di Eropa dan Turki, dengan mobilitas lintas negara dan magang terjamin.
Erasmus Mundus MAPP (Master in Public Policy and Human Development) adalah program Magister Erasmus+ unggulan yang berlangsung selama dua tahun dan diselenggarakan oleh konsorsium empat universitas: Universitat Pompeu Fabra (Barcelona, Spanyol), Central European University (Wina/Warsawa), University of York (Inggris), dan Koç University (Istanbul, Turki). Lulusan mendapatkan gelar ganda atau joint degree dari setidaknya dua universitas konsorsium. Program ini terbuka untuk Warga Negara Indonesia (termasuk non-EU) dengan prioritas pada kandidat yang punya pengalaman kerja atau riset di sektor kebijakan publik. Struktur perkuliahan menggabungkan studi di dua institusi konsorsium (year 1 di satu universitas, year 2 di universitas lain), magang di lembaga pemerintah atau organisasi internasional ketiga, dan tesis. Bahasa pengantar utama adalah Inggris dengan sebagian kuliah dalam bahasa lokal. Paket Erasmus Mundus Scholarship mencakup tuition fee penuh di kedua universitas, kontribusi biaya hidup EUR 1.400/bulan selama 24 bulan (senilai sekitar EUR 33.600 total), tiket pesawat internasional pulang-pergi, biaya instalasi (mis. Schengen visa), dan kontribusi participation costs (perjalanan antar universitas). Pelamar non-EU self-funded juga dapat mendaftar dengan biaya partisipasi terbatas.
Tuition fee penuh (2 universitas), living allowance EUR 1.400/bulan selama 24 bulan, flight internasional, kontribusi instalasi (visa), partisipasi biaya mobility antar universitas.
Fully funded (EUR 33.600 + tuition + flights)
Ya. Erasmus Mundus MAPP menerima pelamar dari semua negara termasuk Indonesia, dengan skema full scholarship yang mencakup tuition, living allowance EUR 1.400/bulan, dan tiket internasional. Jumlah penerima dibatasi oleh kuota konsorsium dan biasanya sangat kompetitif; pelamar dari Indonesia memiliki peluang baik karena termasuk prioritas kerja sama EU with partner countries.
Ya. Program MAPP berlangsung dua tahun dan mobilitas lintas universitas bersifat wajib. Tahun pertama di satu universitas dan tahun kedua di universitas lain di konsorsium, sehingga mahasiswa menerima gelar ganda/joint degree.
Alumni MAPP tersebar di lembaga multilateral (ADB, UNDP, OECD), nasional seperti Bappenas/Kemenkeu, sektor swasta, dan NGO kebijakan publik. Jaringan alumni aktif membantu pelamar baru dengan mentorship aplikasi.