Beasiswa DAAD untuk kandidat doktor (S3) internasional, mencakup tunjangan bulanan €1.300, tunjangan perjalanan, asuransi, dan kursus bahasa, agar dapat menempuh studi doktor penuh atau sebagian di universitas Jerman.
DAAD Doctoral Programmes – Germany adalah skema beasiswa dari German Academic Exchange Service untuk calon doktor internasional, termasuk dari Indonesia, yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik melalui program doktor di universitas Jerman. Program mendukung dua jalur: studi doktor penuh (3–4 tahun) atau studi doktor sebagian (sandwich) yang mengakui proses penelitian di universitas asal dan di Jerman. Fasilitas yang diberikan meliputi tunjangan bulanan €1.300 untuk doktor, pembayaran premi asuransi kesehatan, tunjangan penerbangan internasional, subsidi sewa bulanan (jika berlaku), serta kesempatan mengikuti kursus bahasa Jerman intensif sebelum dimulainya studi doktor. Dana wajib dimulai paling lambat winter semester 2027/2028 dan durasi beasiswa mengikuti rencana riset doktor yang diajukan. Pendaftaran dibuka 1 Juni – 21 Oktober 2026 melalui portal aplikasi DAAD. Kandidat harus sudah mendapat supervisor atau Letter of Invitation dari profesor di universitas Jerman, menyusun rencana riset doktor, dan memiliki gelar S2 (atau setara). Pengajuan dilakukan langsung lewat portal DAAD tanpa melalui Kedutaan Jerman. Seleksi dilakukan oleh komite independen, hasil diumumkan sekitar Februari 2027.
Tunjangan €1.300/bulan (untuk doktor penuh), premi asuransi kesehatan, tunjangan penerbangan internasional, subsidi sewa bulanan, kursus bahasa Jerman gratis, dan tunjangan pendukung lainnya sesuai durasi riset.
€1.300/bulan + asuransi + tunjangan perjalanan (dana mulai Oktober 2027)
Tidak. Schema Doctoral Programmes mensyaratkan Letter of Invitation atau konfirmasi supervisor dari profesor di universitas Jerman. Hubungi calon supervisor melalui email akademik terlebih dahulu, jelaskan rencana riset singkat, dan minta mereka mengajukan invitation letter resmi.
Ya. DAAD mendukung skema doktor sandwich: pendaftar terdaftar di universitas di Jerman tetapi boleh kembali ke Indonesia untuk riset lapangan atau pengumpulan data, dengan syarat periode riset di Indonesia tidak lebih dari 25% dari total durasi beasiswa (50% untuk joint/double degree).
Tunjangan utama €1.300/bulan, di luar premi asuransi kesehatan, tunjangan penerbangan internasional di awal dan akhir masa studi, subsidi sewa bulanan (jika memenuhi syarat), dan tunjangan pendukung lain.